02/12/2020

Kapolres Sinjai Hadiri Rakor Persiapan Pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1441 H

Sinjai – Bertempat di Aula Kantor Kementrian Agama KabupatenĀ  Sinjai, Jalan Jend. Sudirman, Kelurahan Biringere Kecamatan Sinjai Utara Kabupaten Sinjai, Kepala Kepolisian Resor Sinjai Ajun Komisaris Besar Polisi (Akbp) Iwan Irmawan, S.Ik.,M.Si menghadiri rapat koordinasi terkait persiapan pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriyah / 2020 Masehi, Selasa tanggal 14 Juli 2020 pukul 10.00 wita.

Kegiatan rapat dipimpin oleh Kepala Kemenag Sinjai Drd. H. Abd. Hafid M Talla, M.Ap dan dihadiri pula oleh Asisten I Muhlis Isma, Kasdim 1424 Sinjai Mayor Inf. Timin Budiyanto, perwakilan Dinas Kesehatan, Ketua MUI Kab. Sinjai, Perwakilan Satpol PP, para Kepala KUA Kecamatan Kab. Sinjai dan Pengurus PHBI

Dalam kegiatan tersebut adapun penyampaian dari Kepala Kemenag Sinjai yang intinya mengatakan bahwa Kemenag Kab. Sinjai telah menerima Surat edaran dari Kementerian Agama terkait pedoman pelaksanaan Ibadah hari Raya Idul Adha 1441 Hijriyah di masa Pandemi Covid 19 yang akan menjadi acuan bagi PHBI Kabupaten Sinjai untuk mempersiapkan pelaksanaan hari raya Idul Kurban.

“Dalam Surat edaran tersebut memuat berbagai hal yakni pelaksanaan Sholat Idul Adha dan Pemotongan hewan kurban bisa dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, terkecuali pada daerah yang dianggap masih rawan Penyebaran Covid-19 maka ada pengecualian.

“Syarat pelaksanaan sholat Idul Adha 1441 H ditengah Pandemi Covid-19 yakni menyiapkan petugas untuk mengawasi protokol kesehatan pada tempat pelaksanaan shalat idul adha, Melakukan pembersihan dan disinfeksi diarea tempat pelaksanaan shalat Idul Adha, Membatasi jalur keluar masuk pada tempat pelaksanaan Sholat Idul Adha untuk memudahkan pengawasan protokol kesehatan, Menyediakan fasilitas cuci tangan, sabun dan hand sinitizer di pintu jalur masuk dan keluar lokasi ibadah.

Selain itu, Menyediakan alat pengecekan suhu tubuh thermoscanner dan apabila ada jemaah yang suhu tubuhnya ditemukan diatas 37,5 derajat celcius saat dilalukan pemeriksaan maka tidak dibenarkan untuk masuk diarea tempat shalat Idul Adha, Menerapkan pembatasan jarak dengan menggunakan tanda khusus dengan jarak minimal 1 meter, Mempersingkat pelaksanaan shalat dan khutbah tanpa mengurangi syarat yang ditentukan oleh syariat, Tidak mewadahi timbangan celengan yang beredar dari tangan ke tangan namun hanya dibuatkan kotak sumbangan yang disimpan di pintu masuk.

Lebih lanjut dikatakan tetap Memberikan himbauan kepada masyarakat tentang protokol kesehatan seperti jamaah dalam kondisi sehat, membawa sajadah masing-masing, menggunakan masker sejak keluar dari rumah, menjaga kebersihan tangan, menghindari kontak fisik, jaga jarak antar jemaah, serta menghimbau untuk tidak mengikutsertakan sholat Idul Adha bagi anak-anak dan usia lanjut.

Dalam penyelenggaran ibadah kurban harus memenuhi syarat diantaranya Penerapan jaga jarak fisik meliputi pemotongan hewan dilakukan diarea yang memungkinkan dilakukan jarak fisik, Penyelenggara harus mengatur kepadatan dilokasi kurban dan hanya dihadiri panitia dan pihak yang berkurban, Pengaturan jarak antara panitia saat memotong, menguliti, mencercah, danbpengemasan daging harus dirapikan, Dan disitirbusi daging kurban dilakukan oleh panitia dan diantar kerumah warga yang akan menerima daging kurban untuk menghindari kerumunan, Melakukan pengukuran suhu tubuh di setiap jalur masuk tempat penyembelihan hewan kuban. Dan Penyelenggaraan kurban selalu mengedukasi panitia agar tidak sering menyentuh mata hidung dan telinga serta selalu cuci tangan.

Pada kegiatan tersebut, adapun penyampaian Kapolres Sinjai Akbp Iwan Irmawan, S.Ik.,M.Si yang intinya menyampaikan bahwa menjadi Keprihatinan kita bersama bahwa disinjai makin bertambah pasien covid berdasarkan update data perkembangan Covid-19 di Kabupaten Sinjai dan untuk pedoman pelaksanaan Idul Adha dan kurban, sudah diatur dari Kemenag pusat nanti kita hanya menyesuaikan bagaimana pelaksanaan shalat idul adha di kab. sinjai

“Begitupun pedoman Pemotongan hewan kurban sudah sangat baik silahkan kita patuhi bersama. cukup dewan mesjid saja nanti yang bertugas untuk membagi / mengantarkan daging kurban. Hal tersebut juga nanti akan diterapkan di Polres Sinjai dimana nanti anggota yang membagi daging kurban kepada masyarakat kurang mampu sehingga masyarakat tidak ada yang berkumpul dan sampai detik ini Polres Sinjai belum mengeluarkan ijin keramaian karena sinjai masih zona orange berdasarkan arahan kapolri Ijin keramaian bisa dilkeluarkan bagi daerah yang berstatus Zona hijau.

Polres Sinjai siap mengamankan pelaksanaan ibadah Idul Adha di Kabupaten Sinjai, Ungkap Kapolres Sinjai.

Adapun hasil kesimpulan rapat bahwa Sholat Idul Adha 1441 H Hanya dapat dilaksanakan di mesjid dan dilapangan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Untuk pelaksanaan kurban tetap dihimbau untuk tidak dibenarkan bagi penerima daging kurban untuk datang dilokasi pemotongan serta pelalsanaannya harus sesuai protokol kesehatan, Untuk Idul Adha tahun ini sama sekali tidak dilaksanakan takbir keliling, tidak dalam bentuk kerumunan dan hanya dilakukan didalam mesjid oleh pengurus mesjid.

Hasil rapat tersebut akan disampaikan kepada bupati oleh PHBI didampingi MUI dan Kemenag.